Review http://wwwmozillacom.blogspot.com/ on alexa.com

Jelajahi isi Blog ini







Kamis, 12 Juli 2012

Ruhut Sitompul : Foke Kalah, Rakyat Salahkan Partai


Semua prediksi lembaga survei yang menempatkan pasangan incumbent yang didukung Partai Demokrat, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, bakal memenangkan Pilkada Jakarta, bahkan hanya dalam satu putaran, terbukti meleset.


Hasil perhitungan cepat (quick count) yang dilakukan sejumlah lembaga survei justru menempatkan pasangan Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama sebagai pemenang, dengan perolehan suara sementara mencapai lebih dari 40 persen.

Menanggapi kekalahan pasangan yang diusung Demokrat, salah satu Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengatakan, sebenarnya kenegarawanan pasangan Foke-Nara diakui masyarakat. Tapi, "ini mengingatkan kita semua bahwa rakyat itu bukan menyalahkan calonnya, tapi partai pendukungnya," kata dia kepada VIVAnews, Kamis 12 Juli 2012.

Hal yang sama, dia menambahkan, juga berlaku pada pasangan Alex Noerdin dan Nono Sampono yang didukung Partai Golkar. Yang hanya menempati urutan kelima versi quick count.

"Karena itu, partai-partai pendukung yang ada, yang disebut-sebut beberapa tokoh terlibat korupsi. Kami minta tokoh-tokohnya legowo mundur dan partainya harus bersih-bersih," kata dia.

Pasangan Foke-Nara, Ruhut menambahkan, masih bersyukur karena meski turun, tidak drastis dan masih masuk putaran kedua.

Ruhut kembali mengingatkan, kasus korupsi yang mengaitkan nama-nama tokoh parpol, apakah itu Wisma Atlet, Hambalang, atau kasus pengadaan Al Quran bisa menjadi batu sandungan. "Ini bukti pernyataan saya selama ini yang tak pernah dihiraukan," kata dia.

Sementara, mengenai fenomena kemenangan Jokowi, Ruhut mengatakan itu adalah fakta bahwa pengaruh suku Jawa sangat besar. "Saya tidak bicara SARA. Tapi ini fakta mengapa Jokowi unggul, karena suku Jawa," tambah Ruhut. "Artinya, uang bukan segala-galanya dalam pilpres, pilkada, baik gubernur dan walikota/bupati."

Kepada dua pasang calon yang akan berlaga di putaran dua, Jokowi-Ahok dan Foke-Nara, Ruhut berpesan agar para pendukung menunjukkan keteladanan dan jemput bola. "Jangan tunjukkan arogansi. Sekali lagi, ini era reformasi rakyat tak bisa dipaksa-paksa lagi, cerdas melihat kenegarawanan pemimpin," kata dia.

Juga, "jangan lagi bicara SARA. Lembaga survei juga harus ubah metode, semua prediksi lembaga meleset kemarin."

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 5011. wwwGooglecom . All Rights Reserved
Home | Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Site map
Design not original by Siphe Mamahnya Qiral . Published by Josha Kiplek